Cara Agar Tidak Besar Pasak Daripada Tiang

Tips Menghindari

Besar Pasak Daripada Tiang


Besar pasak daripada tiang. Semua orang pasti tahu apa arti dari peribahasa tersebut. Namun anehnya, tak semua orang atau bahkan hampir kebanyakan orang justru terjebak dalam kondisi tersebut. Saya akui hidup di jaman sekarang memang sulit. Jangankan untuk menabung / investasi, untuk kebutuhan hidup sehari-hari saja masih kurang. Apakah anda merasa demikian? Jika iya, lanjutkan membaca artikel ini sampai selesai.

(Baca juga: Cara Mudah Agar Bisa Menabung)

Pengeluaran yang lebih besar daripada pendapatan sebenarnya merupakan masalah sepele. Kenapa sepele? Sebab sebenarnya solusinya sangatlah mudah. Yang sulit adalah niat dan konsistensi kita dalam melakukannya. Jadi, musuh terbesar sebenarnya adalah diri (hawa nafsu) anda sendiri. Jika anda bisa mengalahkan diri anda sendiri, berarti anda bisa meraih masa depan keuangan keluarga yang lebih baik.

Ada 3 cara untuk menghindari kondisi besar pasak daripada tiang. Tiga cara tersebut bisa anda lakukan salah satu saja, atau bahkan ketiganya sekaligus. Tergantung anda sedang dalam kondisi yang mana. Tiga cara tersebut adalah:

1. Lunasi hutang secepat mungkin. Silakan baca tips-tips berikut:

2. Turunkan standar gaya hidup anda.
Jangan pernah merasa malu untuk menurunkan standar gaya hidup yang anda lakoni saat ini. Jika kondisinya besar pasak daripada tiang, buat apa anda masih mempertahankannya. Ubahlah standar gaya hidup anda saat ini juga agar masa depan keuangan keluarga anda menjadi lebih baik dan terjamin. (Baca juga: Lebih Baik Beli Motor Secara Kredit Daripada Cash)

3. Tingkatkan penghasilan anda. Silakan baca tips-tips berikut:

Nah, silakan anda lakukan salah satu, dua, atau ketiganya sekaligus. Sesuaikan dengan penyebab kondisi anda saat ini. Dan sekali lagi saya tegaskan, musuh terbesar adalah diri (hawa nafsu) anda sendiri. So, kalahkan diri anda sendiri. Salam mapan - demi masa depan keuangan yang lebih baik! (ctr)

BACA JUGA:
Tips Jadi Pengangguran Yang Sukses
Pentingnya Asuransi
Rp 100 Ribu Sudah Bisa Investasi Reksadana