Bingung Lunasi KTA? Ini Solusinya

Cara Melunasi KTA

Solusi Melunasi Hutang


Saat ini anda sedang terjerat hutang KTA Bank yang tak kunjung lunas? Tim Ayo Mapan akan coba bantu berikan solusinya. Semoga setelah membaca artikel ini, anda dapat segera melunasi hutang KTA Bank anda. Amin.


Oke, langsung saja ke topik bahasan kita kali ini. Sebenarnya bagi kami, hutang KTA Bank ataupun hutang lainnya itu sama saja. Baik itu hutang kartu kredit, hutang rentenir, hutang di koperasi simpan pinjam, dan lain sebagainya. Namanya tetap saja hutang. Hutang berbunga yang menggerogoti keuangan kita. Betul kan?


Untuk itu sekali lagi dan tidak akan bosan saya tegaskan, ubahlah pola pikir anda. Pola pikir apa yang dirubah? Dirubah seperti apa? Silakan baca dulu artikel saya sebelumnya Pedoman WAJIB Agar Hutang Lunas Dengan Tuntas.

Sudah membacanya? Jika sudah dan anda telah berkomitmen untuk merubah pedoman / pola pikir anda, silakan lanjutkan membaca artikel cara melunasi hutang KTA ini sampai selesai. Namun jika anda tidak mau merubah pola pikir, berarti saya anggap anda sudah nyaman dengan keadaan anda saat ini dan mungkin artikel ini tidak berguna bagi anda. So, tinggalkan blog ini sekarang juga.

Prioritaskan hutang mana yang harus anda cicil terlebih dahulu. Prioritaskan berdasarkan bunga yang terbesar, bukannya berdasar tanggal jatuh tempo. Seperti yang saya katakan di awal bahwa anda harus menganggap hutang KTA Bank itu sama dengan hutang bebunga yang lainnya. Jadi jika ada hutang lain yang bunganya lebih tinggi, maka anda HARUS menomorduakan hutang KTA anda terlebih dahulu. Sesuaikan dengan kemampuan bayar anda & jangan takut terhadap tekanan dari debt collector.


Kedua artikel di atas mudah-mudahan dapat memberikan solusi untuk melunasi hutang anda. Segera terapkan solusi tersebut secara konsisten, fokus, dan tenang agar semua hutang anda bisa lunas secepat mungkin.

Jika menurut anda blog / artikel ini bermanfaat, silakan share di media sosial agar anda dapat ikut membantu orang lain yang mungkin masih bingung / frustasi karena belum menemukan solusi untuk melunasi hutang mereka. Salam MAPAN, demi masa depan keuangan yang lebih baik. (ctr)