Pengalaman Pinjam Uang Di Uang Teman

Pinjam Di Uangteman.com

Saat Kepepet Butuh Uang


Pengalaman ini penulis alami ketika dulu masih terjebak di sistem gali lubang tutup lubang. Hutang menumpuk, ditagih sana sini, hidup tak tenang selalu penulis rasakan saat itu. Setiap hari terasa mencekam, tersudut, dan ingin menyerah. Hal-hal seperti itulah yang membuat penulis nekat untuk meminjam uang di uangteman.com.

Uangteman.com adalah lembaga keuangan yang memberikan pinjaman dana tanpa jaminan secara online. Ya, tanpa jaminan dan juga tanpa harus memiliki kartu kredit. Kita hanya cukup mengisi formulir pinjaman via online, lalu permohonan pinjaman akan diproses seketika. Jika disetujui, pinjaman uang akan ditransfer langsung ke rekening pemohon pinjaman. Untuk lebih jelasnya silakan baca di Pinjaman Dana Online Tanpa Jaminan Apapun.

Karena kondisi yang sangat kepepet serta kemudahan dan kecepatan yang ditawarkan uangteman.com, akhirnya penulis tergiur untuk meminjam dana. Singkat cerita, pengajuan pinjaman pertama penulis sebesar Rp 2 juta disetujui dengan tenor hanya 1 bulan.

Pasti anda bertanya-tanya, berapakah bunganya?

Saya tidak perlu menyebutkan berapa persen bunganya. Namun yang pasti menurut saya sangat tinggi untuk pinjaman dengan tenor yang hanya 1 bulan. Di website mereka pun tertulis: "Keterlambatan pembayaran dapat menyebabkan masalah keuangan yang serius."

Lanjut ke cerita pengalaman saya dalam meminjam uang di uangteman.com. Setelah pinjaman ditransfer ke rekening istri saya, uangnya langsung saya ambil semua untuk menutup hutang yang lain. Kurang dari 30 menit, uang pinjaman tersebut sudah berpindah tangan. Dan pada saat itu juga saya langsung bingung. "Melunasi hutang pinjaman di uangteman pakai apa?", pikir saya waktu itu karena memang masih sangat banyak hutang yang belum terbayar.

Hari berganti hari. Ketakutan, kecemasan, dan pertengkaran dengan istri menjadi makanan sehari-hari. Selalu gali lubang tutup lubang. Termasuk saat jatuh tempo pelunasan pinjaman di uang teman. Saya berhutang di tempat lain untuk melunasi uang teman, lalu mengajukan pinjaman baru lagi di situ. Dan berulang-ulang seperti itu terus.

Hingga pada akhirnya saya menyerah dan memutuskan untuk merubah pola pikir saya (dan istri saya tentunya). Kami nekat melakukan banyak hal agar bisa keluar dari jeratan rentenir dan dapat melunasi hutang hingga tuntas. Alhasil, kami dapat melaluinya dan bisa hidup lebih tenang sekarang. Tak ada lagi gali lubang tutup lubang, tak ada lagi kecemasan, ketakutan, dll seperti dulu saat hutang masih menumpuk dan terjebak sistem gali lubang tutup lubang.

Hal nekat apa saja yang kami lakukan? Silakan baca di artikel ini:

Pedoman Wajib Agar Hutang Lunas Tak Bersisa

Nah, sekian dulu cerita soal pengalaman saya dalam meminjam uang di uangteman.com. Semoga ada banyak hal yang bisa anda pelajari dari pengalaman yang saya ceritakan di atas. Salah satunya adalah supaya anda berhati-hati dan tidak terjerumus ke dalam kubangan gali lubang tutup lubang.

Namun bagi anda yang sudah terlanjur, jangan khawatir. Silakan baca solusinya di artikel-artikel yang telah saya tulis di blog ini. Semoga bermanfaat. Salam MAPAN, demi masa depan keuangan yang lebih baik. (ctr)